5 Contoh Puisi Pendek Lengkap dengan Jenis dan Unsur dalam Puisi – Puisi pendek yaitu adalah salah satu format karya sastra puisi yang bisa memberi pengaruh emosionil pembaca lewat syairnya. Sedangkan kata-kata yang diaplikasikan singkat namun puisi pendek konsisten mempunyai makna yang dalam.
Berdasarkan KBBI, puisi adalah tipe sastra yang bahasanya terikat oleh melodi, matra, rima, serta pembentukan larik dan bait. Puisi sendiri mengandung ungkapan perasaan penyair yang terikat oleh hukum kebahasaan dalam puisi.

Ragam-Ragam Puisi

Berikut adalah variasi-variasi puisi yang umum kita peroleh:

Puisi Naratif

Yaitu variasi puisi yang menyuarakan suatu cerita atau penjelasan penyair akan suatu momen. Puisi ini umumnya akan masuk ke dalam sebagian tema seperti balada dan asmara.

Puisi Lirik

Ragam puisi ini terbagi ke dalam tiga tipe. Tipe pertama yaitu elegi, puisi yang menyuarakan perasaan kesedihan. Tipe yang kedua yaitu serenada, puisi yang adalah sajak asmara dan bisa didendangkan.

Puisi Deskriptif

Ragam puisi ini umumnya akan menyuarakan kesan penyair kepada sebuah fenomena atau suasana yang menarik perhatian. Puisi deskriptif umumnya dikategorikan ke dalam format satire maupun puisi kritik sosial.

Elemen-Elemen dalam Puisi

Sebuah puisi umumnya akan mengandung dua faktor, ialah:

Elemen Intrinsik

Yaitu faktor yang terdapat di dalam puisi dan memberikan dampak kepada puisi sebagai karya sastra. Elemen intrinsik terdiri atas:

Diksi atau opsi kata: Pertimbangan atas makna, komposisi suara dalam rima dan melodi, kedudukan kata di tengah konteks kata lainnya, dan kedudukan kata dalam suatu puisi keseluruhan.

Kekuatan bayang atau imaji: Penerapan kata-kata yang konkret dan khas yang bisa memunculkan imaji visual, auditif, maupun taktil.

Gaya bahasa atau majas: Bahasa yang digunakan penyair untuk mengatakan sesuatu dengan sistem yang tak umum atau menerapkan kata-kata yang bermakna kiasan atau lambing.

Suara: Penerapan kata-kata tertentu sehingga memunculkan efek nuansa tertentu.

Rima: Persamaan suara atau perulangan suara yang memunculkan efek nuansa tertentu.

Melodi: Dinamika bunyi dalam puisi yang menyebabkan puisi hal yang demikian tak monoton.

Tema: Baru atau gagasan pokok yang dimiliki penyair untuk dituangkan ke dalam puisinya.

Elemen Ekstrinsik

Yaitu faktor yang berada di luar puisi yang bisa memberi pengaruh puisi hal yang demikian menjadi karya seni. Elemen ekstrinsik terdiri atas:

Aspek historis: Elemen kesejarahan atau gagasan yang terkandung dalam puisi.

Aspek psikis: Aspek kejiwaan penyair yang termuat dalam puisi.

Aspek filsafat: Aspek ini dianggap mempunyai kaitan IDN Toto yang erat dengan puisi. Namun sebagian spesialis beranggapan bahwa aspek ini tak ada kaitannya dengan puisi.

Aspek religius: Merujuk pada tema yang biasa yang diangkat oleh penyair.

Contoh Puisi Pendek Beragam Tema

Berikut adalah contoh puisi pendek:

Hujan Bulan Juni

Karya Sapardi Djoko Darmono

Tidak ada yang lebih sabar

Dari hujan bulan juni

Dirahasiakannya rintik rindunya

Terhadap pohon yang berbunga itu

Tidak ada yang lebih arif

Dari hujan bulan juni

Dihapusnya jejak-jejak kakinya

Tidak ragu-ragu di jalan itu

Tidak ada yang lebih bijaksana

Dari hujan bulan juni

Diresapi yang tidak terucapkan

Tidak akar pohon bunga itu

Tidak Ada Peminta Datang Pagi Hari

Karya: Sutji Harijanti

Tidak ada peminta datang pagi hari

Seluruh pagar penghambat gang berjejer

Menghadang peminta datang

Terkunci lagi rapat

Tertatih peminta pergi pagi hari

Setiap jalan gang menjadi sunyi

Inilah perumahanku yang tersembunyi menggigil kelu

Tiap-tiap rumah

Tiap-tiap pagar halaman

Tiap-tiap pintu

Mendadak tertutup sepanjang hari

Hai.. peminta yang datang saban hari

Apa yang kamu makan hari ini?

Apa makan ini hari?

Indonesia Menangis

Karya Sam Haidi

Tidak akan sempat Insanterpaha;

ribuan nama mengorder bersama-sama

sementara

mayat-mayat yang belum berangkat

meringkuk berselimut puing-puing

O, Tsunami

Airmu bermuara di mata kami!

Mars

Karya Faris Al Faisal

Sepasang mata gadis berseri

Hingga malu-malu lazuardi

Mewarisi mata keibuannya

teratur dan konsisten

kerinduan

Seperti bunga lili

Umbi meriap ke jantung hati

Itu 20 tahun lalu yang berterusan

Hari ini saya tidak stop

Mengulur terpukau dan merasa cinta

Penghidupan

Karya: Chairil Anwar

Lautan maha dalam

Mukul dentur selama

Nguji daya pematang kita

Mukul dentur selama

hancur remuk redam

Kurnia bahasia

Kecil setumpuk

Sia-sia dilindungi, sia-sia dipupuk